Tuesday, February 07, 2006

Mie Acheh !

Setelah satu tahun lebih sejak "Tsunami", kembali ingatan kita kembali tertuju ke Bumi Serambi Mekah. Karena waktu itu kami ke Aceh dalam rangka tugas di Bandar Udara Sultan Iskandar Muda seminggu setelah tsunami , air traffic, pesawat yang keluar masuk dan parkir di Bandara masih sangat banyak sehingga kegiatan kami full seharian sampai malam kadang 24 jam tercurah hanya mengurus keberangkatan dan kedatangan pesawat dari antero negara. Enam hari pertama di Aceh waktu itu, belum sempat juga kami melihat sendiri akibat musibah, segala kerusakan, segala nestapa di Aceh. Baru 1 hari sebelum leaving Aceh, kami berkesempatan ke Kota Banda Aceh dan sekitarnya. Nah!, saat itulah untukpertama kalinya saya pribadi merasakan nimatnya "Mie Acheh" ditempat asalnya.Dalam suasana yang masih "semrawut" tersebut kami serombongan makan mie acheh di satu-satunya tempat yang masih berjualan mie acheh. Jalanan masih penuh lumpur dan sisa-sisa puing reruntuhan, bau amis masih terasa, namun kelezatan mie acheh yang panas dan pedas penuh dengan bumbu rempah yang berani menghilangkan semua yang memprihatinkan yang kami lihat tadi, sejenak! Keluar dari kedai itu, kembali perasaan haru biru berkecamuk, dan sampai di Bandara Pekerjaaan melayani pesawat yang keluar masuk seperti tidak habis-habisnya. Kini, di tempat saya tinggal, ada rasa rindu untuk mencicipi kembali mie acheh yang panas dan pedas. Saya tanya sana-sini kepada orang-orang Aceh dimana ada kedai yang menjual mie acheh? Akhirnya saya temukan ada dua tempat, yang satu di Pojok (Ciledug Raya) satu lagi di GrahaRaya Bintaro Jaya, tetapi dua-dua tempat itu bumbunya tidak seberani dan seenak seperti yang di tempat Aslinya. pernah di Kota Padang (sumatra barat) saya temukan mie aceh yang lebih enak dari yang di Jakarta dan Tangerang namun masih tidak seenak yang di Bumi Serambi Mekah itu. Yang masih menjadi pertanyaan saya : apakah ada bumbu rempah special yang dipakai? Siapa yang tahu ???

No comments: